Sejarah

Merintis Kembali Karya Misi, Misionaris Berkedudukan Batavia dan Surabaya Kunjungi Sulut

Di awal-awal karya misi kembali ke wilayah Keuskupan Manado, misionaris tidak langsung menetap

Penulis: David Manewus
Editor: David Manewus
Istimewa
Johanes de Vries SJ 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Di awal-awal karya misi kembali ke wilayah Keuskupan Manado, misionaris tidak langsung menetap.

"Di kala itu wilayah Keuskupan Manado saat ini mendapat kunjungan layaknya sebuah stasi diaspora dari sebuah paroki," kata Pastor Ambrosius Wuritimur dalam bukunya "Karya Misi di Wilayah Keuskupan Manado"

Di awal karya misi, misionaris-misionaris  yang berkunjung ke Sulawesi Utara memulai lagi karya misi ialah

1. Pastor Johanes de Vries SJ

Setelah suatu masa kevakuman karya misi selama dua abad, atau sekurang-kurangnya setelah Cuarteron (misionaris awam yang terlupakan), misi dirintis kembali di Sulawesi Utara.

Kunjungan pertama seorang imam terjadi pada tahun 1868. 

Ketika itu imam yang datang di Minahasa ialah Pastor Johanes de Vries SJ.

Dalam jangka waktu tiga bulan ia membaptis 254 orang 

2. Pastor Metz

Pastor Metz mengunjungi Manado dan Minahasa tahun 1873 untuk jangka waktu satu bulan.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved