Sejarah

Asal Mula Perayaan Natal

Berikut adalah asal mula perayaan Natal yang dijelaskan oleh Pastor Yonas Atjas, Spiritualis Sekolah Tinggi Filsafat Seminari Pineleng

tribun manado/David Manewus
Ilustrasi Natal 

TRIBUNMANADOWIKI.COM - Pertanyaan soal asal mula perayaan Natal mengemuka akhir-akhir ini.

Pertanyaan utama ialah soal tanggal 25 Desember.

Pastor Yonas Atjas, Spiritualis Sekolah Tinggi Filsafat Seminari Pineleng pernah memberikan penjelasan soal asal mula Natal.

Menurutnya Natal itu berasal dari kata Nasire atau Natus yang artinya kelahiran.

Natal yang dimaksudkanya ialah kelahiran Yesus Kristus.

Ia mengatakan dalam tradisi Yahudi tanggal 24 September (nama bulan berbeda untuk Yahudi) merupakan hari silih pemulihan bangsa.

Dalam tafsiran untuk Injil Lukas di saat itulah Zakharia membakar ukupan. 

Zakharia, suami Elisabet, kata Pastor Yonas mendapatkan giliran pembakaran ukupan pada hari silih itu menurut Lukas 1:8 dan seterusnya.

Waktu membakar ukupan, malaikat menjanjikannya agar memberikan seorang anak.

Ketika Maria menerima kabar gembira menurut Lukas 1:35 dan seterusnya, malaikat mengatakan ini bulan keenam kehamilan bagi Elisabeth yang disebut mandul itu.

Jadi Maria mulai mengandung sejak Maret dan sembilan bulan sesudahnya Maria melahirkan pada tanggal 24 Desember malam. 

Itulah sebabnya 25 Desember (perhitungan hari Yahudi dimulai pukul enam sore sampai enam sore hari berikutnya) dirayakan sebagai hari raya Natal.

Penjelasan lebih lengkap lalu diberikan www.katolisitas.org.

Katolisitas mulai dengan menjelaskan menurut Catholic Encyclopedia, pesta Natal pertama kali disebut dalam “Depositio Martyrum” dalam Roman Chronograph 354 (edisi Valentini-Zucchetti (Vatican City, 1942) 2:17).

((New Catholic Encyclopedia, Vol III, The Catholic University of America, (Washington: 1967, reprint 1981), p.656)). 

Depositio Martyrum ditulis sekitar tahun 336.

Dari situ bisa disimpulkan bahwa perayaan Natal dimulai sekitar pertengahan abad ke-4.

Para ahli memperkirakan kelahiran Yesus sekitar 8-6 BC (Sebelum Masehi).

(Walau begitu, ada sumber yang menyatakan perayaan sebelum waktu itu, lihat di bawah).

Menurut sumber yang sama, Santo Yohanes Krisostomus mengatakan Natal memang jatuh pada tanggal 25 Desember.

Ikuti kami di
KOMENTAR
62 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved