Tradisi

Tradisi Lengkap Seputar Imlek, Ini Penjelasan Yosadi

Adapun tradisi pemberian Hung Bao atau Ang pao (ang artinya merah, Pao itu artinya amplop) atau kertas merah dibagikan

TribunManadoWiki.com/David Manewus
Sofyan Yosadi 

TRIBUNMANADOWIKI.COM - Sembahyang syukur Boe Gwee sudah dilaksanakan sebagai ungkapan syukur para pedagang pengusaha atas berkat selama setahun.

Selain pengusaha pedagang, umat yang berprofesi lainnya juga melaksanakan sembahyang syukur syukur akhir tahun 2570 dalam penanggalan Imlek.

Tahun ini, tanggal satu bulan satu tahun 2571 terjadi pada hari Sabtu tanggal 25 anuari 2020 tahun Masehi.

Perayaannya nanti ditutup 15 hari kemudian atau yang disebut Cap Go Meh.

Tahun ini Cap Go Meh jatuh pada hari Sabtu tanggal 8 Februari 2020.

Wenshi (Ws) Sofyan Jimmy Yosadi, SH. salah satu dari sembilan orang
Anggota Dewan Rohaniwan MATAKIN (Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia) pimpinan tertinggi Majelis di seluruh Indonesia yang berasal dari Sulawesi Utara. mengatakan saat tanggal 24 bulan XII Imlek biasanya baru mulai tradisi cuci arca (Kiem Sien atau Jin Shen) Sieng Beng (para roh suci) yang ada di klenteng.

Tapi ada juga yang menafsirkan pelaksanaan cuci arca sebelum tanggal 24 Bulan XII Imlek artinya sebelum sembahyang Zao Jun Sang Tian atau yang dikenal dalam dialek Manado menyebutnya Sembahyang Toapekong Naik.

Peralatan sembayang ditata ulang juga untuk perayaan Cap Go Meh.

"Pokiam (pedang), tombak sudah ditajamkan kembali dan klenteng sudah dicat ulang," katanya.

Tapi ritual pembersihan dan penajaman kembali Pokiam dan peralatan lain biasanya dilakukan tiga belas hari sesudah tahun baru Imlek yang disebut Cap Sha (13) dan tahun ini jatuh pada hari Kamis, tanggal 6 Februari 2020.

Tanggal 15 (Cap Go) sesudah tahun baru Imlek tahun ini jatuh pada hari Sabtu tanggal 18 Januari 2020.

Ia mengatakan hari ini bertepatan tanggal 24 bulan XII Imlek bagi umat Khonghucu akan melaksanakan ritual persembahyangan yang disebut Jie Shi Siang Ang (Hari Persaudaraan) 2570 Kongzili.

Hari persaudaraan (Jie Shi Siang Ang) maknanya selain sembahyang adalah melakukan kegiatan sosial menyambut hari raya tahun baru Imlek.

Bagi saudara sanak keluarga dan sahabat yang tidak mampu dan berkekurangan maka dibantu agar mereka dapat pula merayakan tahun baru Imlek.

Pada hari ini dilaksanakan sembahyang yang disebut Zao Jun Shang Tian yakni Malaikat Dapur Zao Jun (Coo Kun) menghadap Tuhan Yang Maha Kuasa (Tian).

Ungkapan lain dialek Manado menyebutnya sembahyang Sang Sien atau Toapekong Naik.

Mereka berdoa karena mereka telah diberikan yang terbaik penuh berkat.

Mereka telah diberi kurun atau marga keluarga.

Mereka mendoakan yang telah meninggal agar mendapatkan keselamatan di alam Xian Tian (alam penuh keselamatan).

Ia mengatakan tepatnya Hari Persaudaraan adalah Hari Sabtu (18 Januari 2020) bertepatan tanggal 24 bulan XII Imlek 2570

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved