Komunitas

Sejarah Terbentuknya Male Choir Musica Sacra Beserta Strukturnya

Terbentuknya Male Choir ini atas buah pemikiran dari para alumni Seminari Santo Fransiskus Xaverius Kakaskasen pada pertengahan tahun 2018

tribun manado/David Manewus
Male Choir 

TRIBUNMANADOWIKI.COM - Andre Waworundeng, dalam sebuah wawancara, mengatakan terbentuknya Male Choir ini merupakan buah pemikiran dari para alumni Seminari Santo Fransiskus Xaverius Kakaskasen pada pertengahan tahun 2018.

Ide ini muncul karena ada kerinduan dari para alumni yang tergabung dalam Confraternitas Kimentur (CK) Milenial untuk menyalurkan minat dan bakat serta mengembangkan potensi paduan suara. 

Awal mula kelompok koor terbentuk dengan nama CKM Male Choir.

Pada tanggal 8 September 2019 (Kelahiran St. Perawan Maria), secara resmi mereka menggunakan nama Musica Sacra Male Choir sebagai bagian integral dari kelompok musik Gereja Keuskupan Manado.

Kelompok paduan suara ini juga memiliki struktur kepengurusan.

Tujuan struktur dibuat untuk bisa menjaga jalannya kelompok ini agar lebih awet dan lebih terarah.

Visinya adalah menjadi Paduan Suara Sejenis (Male Choir) yang mewartakan keagungan Perayaan Ekaristi dan Perayaan Liturgis lainnya lewat nyanyian-nyanyian yang sesuai dengan Pedoman Music Liturgi Gereja Katolik. 

Misinya adalah mengadakan Pelayanan Misa di Stasi-stasi/Paroki Kecil dengan nyanyian-nyanyian yang liturgis, dan menghadirkan Perayaan Ekaristi yang agung dan mulia dengan khazanah kekayaan musik liturgi Gereja Katolik.

Selain itu, mereka menggali, mendalami dan melatih nyanyian-nyanyian liturgi yang baru dari kekayaan musik liturgi Gereja Katolik, dan mengadakan Pentas Seni untuk mensosialisasikan keindahan musik liturgi Gereja Katolik.

Tujuannya adalah untuk mempopulerkan juga "Male Choir" di keuskupan manado.

Sebabnya, koor pria biasanya tidak aktif sesudah lomba.

Mereka benar-benar ingin mempunyai make choir untuk pelayanan liturgis.

Lagu yang menjadi fokus kami adalah lagu dengan kategori sacra/musica sacra.

 "Program latihan dua kali sebulan, minggu  pertama latihan pribadi, minggu kedua latihan bersama, minggu tiga pelayanan, minggu empat latihan bersama.

Pelayanan satu kali sebulan. Rencananya akan membahas bersama Loka-karya dan Konser (mungkin statusnya memprakarsa)," katanya.

Pembinanya adalah Pastor Harry (dir. Musica Sacra), dan Koordinator, Andre Waworundeng.

Ada juga Tim Properti, Tim Teknis, Tim Infokom dan Perencanaan yang belum memiliki koordinator.

--

(TRIBUNMANADOWIKI.COM/David Manewus)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved