Sejarah

Tugu Pertempuran Berdarah Molibagu: 'Kami Lebih Dahulu Merdeka daripada Manado'

Mereka ingin anak cucu mereka tahu bahwa Molibagu lebih dulu "merdeka" daripada Kotamobagu bahkan Manado

Istimewa
Tugu Bambu Molibagu 

TRIBUNMANADOWIKI.COM - Tugu pertempuran berdarah mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia di Molibagu Bolaang Uki Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), kini terlihat berubah.

Tugu itu lebih modern dengan cat merah, putih.

Ada pucuk keemasan menyerupai tugu Monas di pusat Ibu Kota Indonesia, Jakarta.

Tugu yang berdiri menyerupai bambu runcing kini memiliki delapan kaki sebagai penyangga.

Tugu diikelilingi beberapa buah bola beton

Dahulu tugu ini seperti tak punya arti dibandingkan lapangan futsal dan menara komunikasi di sampingnya.

Padahal pertempuran ini mendahului peristiwa 14 Februari di Manado.

Tugu itu sendiri berbentuk tiang dengan posisi di arah barat laut Lapangan Molibagu.

Tugu ini memiliki lima sudut unik yang dahulu, katanya, menjadi tempat paralon serupa bambu runcing.

"Dulu di sini ada lima bambu runcing tapi sudah patah," kata Hasan Van Gobel, tokoh sejarah Bolsel, saat ditemui di rumahnya, saat itu.

Sebuah seng yang dicat merah putih sebenarnya berada di atasnya.

Lagi-lagi seng itu sudah rusak.

"Bentuknya begitu. Lima buluh runcing artinya pancasila. Dulu di situ juga ada prasasti. (Tertulis) nama-nama anggota gerakan. Tapi juga sudah terhapus," katanya.

Sejarah pembuatan tugu, katanya, banyak yang tidak diketahui orang apalagi anak muda.

"Yang buat ini para veteran. Dulu saya hanya sebagai wakil sekretaris walau jadi ketua Pemuda Panca Marga (PPM)," ujarnya.

Pembuatannya, kata Gobel, dilakukan sekitar tahun 1978.

Saat itu ia juga tugas belajar di Manado.

Ketua pembangunan saat itu Muktar Van Gobel.

Pembangunan bisa terjadi karena ada 30 sampai 40 orang neteran yang sudah diberi surat keterangan (SK).

"Dengan SK itu kami bisa mengumpulkan uang misalnya Rp 100 ribu untuk membeli semen," katanya.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved