Tokoh

Nawo Oki, Gelar Ratu dan Istana Batunya

Pada abad XVII di desa Kali-Tombatu, Minahasa Tenggara bermukim seorang wanita cantik pemberani dan perkasa bernama Oki

zoom-inlihat foto Nawo Oki, Gelar Ratu dan Istana Batunya
Istimewa/Denni Pinontoan
Lubang Peninggalan Ratu Oki

TRIBUNMANADOWIKI.COM - Pada abad XVII di Desa Kali-Tombatu, Minahasa Tenggara bermukim seorang wanita cantik pemberani dan perkasa bernama Oki.

Oki tinggal di sebuah bukit di dekat desa Kali.

Perabotan di dalam rumahnya berbentuk batu.

Kursi, meja, lesung, tempat cuci tangan dan kakinya, dan perabotan lainnya, semuanya terbuat dari batu.

 "Ia adalah seorang balian (bahasa Tonsawang), yang artinya pemimpin agama (suku), dan juga dapat mengobati penyakit," kata Soleman Montori, akademisi yang mantan kepala bagian humas dan protokoler Kota Manado.

Term balian di dalam bahasa Minahasa lainnya disebut walian.

Karena keberaniannya, Oki mendapat gelar adat Tonaas.

Menurut Jehezkiel "Jessy" Robert Wenas, bahwa pemimpin Minahasa pada jaman purba terdiri dari dua golongan, yaitu walian dan tonaas.

Dikisahkan bahwa pada tahun 1639 bangsa Spanyol mendarat di Amurang.

Setelah mereka mengetahui bahwa beras yang menjadi makanan pokok berasal dari Tonsawang-Tombatu, mereka menuju Tonsawang.

Mereka melakukan barter dengan masyarakat setempat.

Lama-kelamaan karena merasa berkuasa, mereka menghina masyarakat setempat, memperkosa, bahkan merampas harta benda.

Melihat perilaku kasar dan tak beradab orang-orang Spanyol, tonaas Oki memerintahkan Lelengboto, panglima perangnya, untuk melawan orang-orang Spanyol.

Terjadi pertempuran yang dahsyat.

Itu menewaskan 40 orang Spanyol dan mengakibatkan 29 pasukan Tonsawang gugur.

Karena mendapat penolakkan dari masyarakat, orang-orang Spanyol meninggalkan Tosawang, lalu kembali lagi menduduki Amurang pada tahun 1644.

Meski telah kembali menduduki Amurang, namun mereka tetap menuntut dan menguasai pembelian beras dari Tonsawang dan Pontak.

Sikap arogan orang-orang Spanyol itu membuat penduduk marah dan mengangkat senjata dibawa pimpinan Oki.

Terjadi pertempuran sengit yang menewaskan 100 pasukan Spanyol; dan panglima Monde, suami Oki gugur.

Pasukan Spanyol yang selamat dalam pertempuran sengit itu dibawa oleh Bartholomeo de Sousa meninggalkan Amurang menuju Philipina.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

  • Alec Baldwin

     
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved