Covid19

Paroki Santo Yoseph Manado Beri Bantuan 170 KK Umat Pekerja Informal Terdampak Covid-19

Bantuan dalam bentuk bantuan pangan non tunai yaitu 10 kg beras, 30 butir telur dan 2 liter minyak goreng

Istimewa
Penyaluran Bantuan 

TRIBUNMANADOWIKI.COM - Gereja Katolik bekerjasama tak hanya melawan penyakit Covid-19, tetapi juga dampak situasi pandemi Covid-19 bagi keluarga kecil, lemah, miskin dan difabel.

Termasuk di dalamnya adalah pekerja sektor informal.

Hal yang sama juga dibuat di Keuskupan Manado.

Sejumlah hal sudah dan akan terus dibuat oleh Keuskupan Manado, seperti Misa On Line, panduan doa keluarga, dan liturgis pekan suci.

Sampai berita ini dibuat, Gereja sudah bergerak membantu mereka yang terkena dampak ekonomi.

Satu di antara Paroki yang mulai membuatnya ialah Paroki Santo Yoseph Pelindung Pekerja Manado.

Mereka sudah memberikan bantuan pangan non tunai bagi 170 Kepala Keluarga (KK) di paroki mereka.

Pastor Paroki Santo Yoseph Pelindung Pekerja Manado, Pastor Paroki mengatakan bahwa tujuan kegiatan ialah membantu keluarga-keluarga umat Katolik pekerja sektor informal yang merupakan bagian dari kelompok yang terdampak situasi pandemi Covid-19.

Kegiatan sosial ini dibuat dari pagi sampai siang, Selasa (31/3/2020).

Bantuan berbentuk pangan non tunai yaitu 10 kg beras, 30 butir telur dan 2 liter minyak goreng.

Kegiatan digagas oleh DPP Paroki dan disalurkan lewat masing-masing wilayah rohani.

Setidaknya terdapat 170 KK yang mendapat bantuan.

Sementara itu, sebelumnya diberitakan Karitas Indonesia dan Komisi Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE) Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) ikut mendukung keuskupan-keuskupan yang hendak melakukan respons terhadap persoalan akibat pandemic virus Covid 19 dan kegiatan antisipasi penyebarannya.

Menindaklanjuti hal tersebut, Karitas PSE Keuskupan Manado meminta info/proposal pastor-pastor paroki tentang kebutuhan mendesak dari umat yang tergolong KLMTD (Kecil, Lemah, Miskin, Terpinggirkan dan Difable).

"Mohon teman-teman tokoh umat untuk membantu pastor paroki dengan cara memberikan informasi tentang perkembangan dampak pandemi virus covid 19 di sekitar paroki dan kebutuhan mendesak umat.

Semoga kita bisa meningkatkan partisipasi dan kerjasama untuk membantu umat/masyarakat memutuskan penyebaran dan penularan pandemic virus covid 19 di wilayah keuskupan Manado," kata Pastor Joy Derry, Direktur Caritas PSE Manado.

Ia mengatakan jika ada saran dan usulan bisa disampaikan melalui pastor paroki atau bisa langsung ke nomor WA Pastor Joy Derry.

Ia mengatakan keuskupan juga bersiap mendukung dana untuk upaya ini.

"Salam Belarasa," katanya.

Pastor Joy dalam kebijakan terbarunya, mengharapkan keluarga-keluarga yang punya kelebihan untuk "Mari Mapalus".

Ikuti kami di
KOMENTAR
265 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved