Covid19

Caritas Indonesia Bantu Umat dan Warga Terdampak Covid-19, Kirimkan Dana kepada 12 Keuskupan

Caritas Indonesia, lembaga kemanusiaan milik Gereja Katolik di Indonesia mengirimkan dana respon kedaruratan Covid-19 kepada 12 keuskupan di Manado

Istimewa
Brosur Caritas PSE Manado 

TRIBUNMANADOWIKI.COM - Caritas Indonesia, lembaga kemanusiaan milik Gereja Katolik di Indonesia memberikan laporan kegiatan terkait perlawanan mereka terhadap Covid 19 dan dampaknya.

Laporan berjudul "Caritas Indonesia on Covid-19" berjumlah 18 halaman ini merupakan laporan per 31 Maret 2020.

Laporan ini dibuat oleh Media Center Caritas Indonesia. Berikut adalah kronologis laporannya:

Kegiatan dimulai 13 Maret 2020 dengan mengeluarkan imbauan dan protokol untuk staf dan relawan tentang menjaga kebersihan.

Pada 10 Maret 2020, dilakukan pertemuan koordinasi dengan CIMOs (Caritas Internationalis Member Organizations) dengan Caritas Bandung dan LDD KAJ untuk merencanakan kesiagaan terhadap Covid-19.

Caritas International adalah sebuah konfederasi dari 165 organisasi bantuan bencana, pengembangan dan pelayanan sosial Katolik yang beroperasi di lebih dari 200 negara dan wilayah di seluruh dunia.

Pusatnya ada di Vatikan.

Secara kolektif dan individual, misi mereka adalah untuk membangun dunia yang lebih baik, terutama bagi yang miskin dan tertindas.

Organisasi Caritas pertama didirikan pada 9 November 1897 di Jerman.

Organisasi nasional Caritas lainnya segera dibentuk di Swiss (1901) dan Amerika Serikat (Catholic Charities, 1910) setelah itu.

Pada 17 Maret 2020 mereka mengaktifkan media center Covid-19 untuk berkoordinasi dan berkomunikasi dengan jaringan Caritas keuskupan.

Pada 18 Maret 2020, mereka mengirimkan surat kepada CIMOs dan Caritas Keuskupan tentang situasi di Indonesia dan penundaan beberapa kegiatan, membuka WAG jaringan Caritas Keuskupan.

Pada 23 Maret 2020, muncul imbauan kepada staf untuk bekerja dari rumah dan berkoordinasi secara virtual

Pada 24-25 Maret 2020, mereka menyiapkan proposal respon bersama, khususnya keuskupan-keuskupan yang sulit mengakses APD, dll

Pada 25-26 Maret 2020, mereka mereview proposal-proposal dari keuskupan-keuskupan untuk mencegah covid-19 di wilayah masing-masing.

Pada 26 Maret 2020, dilakukan update informasi secara berkala melalui Sitrep dan Boobab serta jaringan yang lain.

Pada 27-30 Maret 2020, mereka mengirimkan dana respon kedaruratan Covid-19 ke 12 keuskupan: Weetebula, Maumere, Ruteng, Banjarmasin, Medan, Makassar, Larantuka, Palembang, Ketapang, Tanjung Karang, Tanjung Selor, dan Sintang.

Selanjutnya, dalam laporan Caritas Indonesia terdapat rekap barang kebutuhan di 12 keuskupan.

Pertama, Kebutuhan pokok : beras, paket kebutuhan pokok Rp. 157.630.000

Kedua, Nutrisi untuk yang Kecil, Lemah, Miskin, Terpinggirkan dan Difable : Susu kemasan, suplemen, vitamin dan madu Rp 172.019.000.

Ikuti kami di
KOMENTAR
278 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved