Covid19

Ignatius Peduli Masuk Hari Ketiga, 272 Paket Disalurkan Kepada Masyarakat

Bantuan disalurkan 91 paket untuk wilayah Rohani Stella maris 4 KK, WR St.Monica 7 KK, WR Polikarpus 18 KK, WR.Vincensus 26 KK

Istimewa
Ignatius Peduli Hari Ketiga 

TRIBUNMANADOWIKI.COM - Aksi Sosial yang dilaksanakan Paroki St.Ignatius Manado telah memasuki hari ketiga.

Bantuan sejumlah 91 paket disalurkan untuk wilayah Rohani Stella maris 4 KK, WR St.Monica 7 KK, WR Polikarpus 18 KK, WR.Vincensus 26 KK di tambah dengan 30 paket untuk masyarakat tetangga belakang Gereja Paroki Ignatius.

Penyaluran bantuan dilakukan sesuai dengan data yang diberikan oleh Kepala Lingkungan 2 Kelurahan Pinaesaan Bpk.Eddy Ratuala.

Paket yang sudah di bagikan kepada keluarga yang berdampak Covid-19 berjumlah total 272 paket.

Pastor Paroki Ignatius Pastor Damianus Yangko Alo mengatakan merebaknya Virus Covid-19 bukan hanya memberikan dampak rasa cemas terkait kesehatan, namun dampak yang sangat besar dampak ekonomis.

"Banyak Umat Paroki kita yang kehilangan sumber penghasilan seperti pedagang kecil, buruh harian, tukang ojek online dan ojek pangkalan," ujarnya.

Untuk meringankan beban ekonomi Umat Paroki St.Ignatius Manado yang terkena dampak covid-19 tersebut.

Pada hari yang ketiga, walau turun hujan tim tetap melihat langsung kondisi dan situasi Umat Paroki.

Kedua Pastor yang bertugas di Paroki Ignatius yaitu Pastor Damianus Yangko Alo, Pr dan Pastor Terry Ponomban, Pr di dampingi Ketua Bidang III Tjipto Wonosantoso, Ketua Bidang II Ibu Katerine Sewow, Ketua Bidang IV Ibu Meike Kumaat, Koordinator Sekretariat Maggy, Ketua Lansia Hendrik Rengkung, dan Tim Kerja LC Richard Langelo, Jemu, Reggy Tumbelaka, Jemmy Kaendo serta Sisilia Wetik selaku Tim Pendataan Paroki dan Komsos Paroki tetap turun lapangan

Bantuan yang disalurkan oleh tim kerja COVID-19 Paroki Ignatius Manado ini, merupakan buah dari pemberian para donatur, umat yang berkelebihan dan umat yang mau memberi dari kekurangan.

Itu dikatakan Pastor Terry Ponomban, kepada umat yang berdampak Covid-19 saat diberikan bantuan.

"Ini ada sedikit bantuan, hasil dari umat baku-baku kumpul doi, beli sesuatu supaya masih boleh baku tolong, baku saling meringankan dan masih boleh sama-sama menghadapi pandemi virus corona ini, semoga membantu meringankan beban kebutuhan ekonomi kita, tetapi terutama jaga kesehatan semua keluarga, jangan pandang enteng, ikuti anjuran pemerintah dan gereja. Tinggal di rumah dan marilah kita lebih banyak berdoa." ujar Pastor Terry juga menanyakan kabar keluarga.

Pastor Yangko mengatakan sikap peduli terhadap sesama harus dimiliki setiap manusia.

Ia mengatakan bahwa manusia hidup berdampingan dengan orang lain.

Menurutnya adalah bagaimana seseorang bisa bermanfaat bagi orang lain dalam kehidupan ini.

"Jika saat ini kita hanya bermanfaat bagi diri sendiri dan keluarga, berarti belum terlalu banyak yang kita lakukan.

"Dan mungkin belum baik diri kita sebagai seorang manusia."

"Karena sebaik-baiknya manusia adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain."

"Setiap saat kita terus berusaha agar bisa menjadi manusia yang baik, berusaha menjadi manusia yang sempurna.

"Meskipun kesempurnaan itu sendiri tidaklah ada, namun setidaknya kita mampu melakukan sesuatu yang membuat orang lain bisa tersenyum dengan satu cara membantu untuk menunjukkan kepedulian kepada orang lain bisa dalam banyak hal."

"Mampu membantu orang-orang yang kekurangan secara materi di tengah pandemi ini."

"Sungguh TUHAN akan membalas setiap perbuatan baik kita sekecil apapun itu. Aksi Sosial Ignatius Peduli tahap pertama sudah selesai, dan akan dilanjutkan pada bulan selanjutnya melihat sikon yang ada, semoga pandemi Covid 19 ini akan segera berlalu," ujar Pastor Yangko Alo.

(TRIBUNMANADOWIKI.COM/David Manewus)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved