Kisah Mistis Dua Patung di Manado yang Katanya Bisa Bergerak Sendiri

Sekilas, kedua patung itu tampak biasa saja. Satu orang pria (Tole) dan satu orang perempuan (Keke) yang sedang menari tarian khas Minahasa

Editor: muhammad irham
zoom-inlihat foto Kisah Mistis Dua Patung di Manado yang Katanya Bisa Bergerak Sendiri
internet
Patung misterius di Manado

TRIBUN MANADO.CO.ID - Di Kota Manado, tepatnya di halaman bekas kantor Unit Pelaksana Tugas Daerah (UPTD) Taman Budaya Sulawesi Utara, terdapat dua patung yang dipercaya angker oleh masyarakat sekitar.

Patung ini dibangun di tahun 1980-an. Tak ada data pasti kapan persisnya dan untuk apa patung itu dibangun.

Sekilas, kedua patung itu tampak biasa saja. Satu orang pria (Tole) dan satu orang perempuan (Keke) yang sedang menari tarian khas Minahasa, Maengket.

Lokasi patung ini di Jl Maengket no 31. Dulu, gedung ini sering diadakan pertunjukan seni, ataupun pameran kesenian.

Yang membuat patung ini berbeda, karena muncul cerita di kalangan masyarakat jika pada waktu-waktu tertentu, kedua patung ini bergerak sendiri.

Ada yang mengatakan bahwa mereka akan bergerak setelah jam 12 malam, di saat suasana sepi. Sebuah pengakuan tentang keangkerannya datang dari seorang warga.

“Suatu malam tepat bulan Purnama. Saya bersama istri duduk di beranda rumah sambil menghadap Taman Budaya. Iseng-iseng saya ambil handphone dan memasang video untuk merekam suasana malam. Saat diarahkan ke patung, saya terkejut. Patung itu sama sekali tidak bergerak, tapi salah satunya terekam kamera tidak punya kepala,” kisahnya.

Pengakuan lainnya datang dari seseorang bernama Narsisus. Kepada reporter dari manado.tribunnews.com, ia mengaku bahwa ia sudah melihat dua patung itu bergerak sebanyak dua kali.

Kendati begitu, warga sekitar mengatakan bahwa hal itu biasa saja. Mengingat bahwa daerah tersebut memang angker, banyak orang hilang secara misterius.

"Mereka katakan hal itu biasa, hanya orang mata terang yang bisa melihat itu," pungkasnya.

Terlepas dari cerita-cerita seram tersebut, kedua patung itu memang terkesan menyeramkan jika Anda datang pada malam hari jelang tengah malam. Apalagi di lokasi itu rumput-rumputnya tidak terawat dengan baik serta penerangannya yang kurang maksimal.(*/tribunmanado.co.id)

Ikuti kami di
KOMENTAR
303 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved