5 Penyakit yang Diawali dengan Gejala Kesemutan

Paresthesia atau kesemutan kronis sering merupakan simtom dari penyakit neurologis atau trauma kerusakan saraf.

Editor: muhammad irham
int
Kesemutan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pernah merasakan kesemutan? Hati-hati, bisa jadi itu pertanda Anda menderita penyakit tertentu.

Pada beberapa kasus, kita sering mengalami kesemutan berlebihan.

Nah, bila itu yang terjadi, kalian sebaiknya berhati-hati, karena itu bisa menjadi pertanda beberapa penyakit seperti diabetes melitus, hipertensi, saraf terjepit, gangguan aliran darah pada pembuluh darah tepi, maupun gangguan darah.

Paresthesia atau kesemutan kronis sering merupakan simtom dari penyakit neurologis atau trauma kerusakan saraf.

Penyebabnya adalah gangguan yang memengaruhi sistem saraf pusat seperti stroke dan stroke mini, multiple sklerosis, mielitis transversa, dan ensefalitis.

Tumor maupun lesi vaskular yang menekan otak atau sumsum tulang juga bisa menimbulkan paresthesia.

Sindrom saraf seperti sindrom saluran carpal (CTS) bisa merusak saraf perifer dan menyebabkan paresthesia diiringi rasa nyeri.

Namun, kebanyakan dari kita sering merasakan kram atau kesemutan di bagian kaki.

Dehidrasi, kurangnya mineral tubuh seperti, potassieum, kalsium, dan magnesium, serta aktivitas tertentu yang berlebihan.

Ketika berolahraga misalnya, tubuh akan mengeluarkan kalsium bersaman dengan keringat, sehingga mudah terjadi kurangnya kalsium dalam tubuh.

Kurangnya kalsium bisa membuat otot berkontraksi, yang sering kita sebut sebagai kesemutan atau kram.

Selain itu, yang perlu diperhatikan, kesemutan juga ternyata merupakan gejala dari beberapa jenis penyakit.

Dan berikut sejumah penyakit yang ditandai oleh gejala kesemutan.

1. Stroke

Kesemutan juga dapat menjadi tanda dari stroke ringan.

Biasanya disebabkan sumbatan pada pembuluh darah di otak, yang mengakibatkan kerusaka saraf setempat.

Gejala lain yang muncul seperti, rasa kebas separuh badan, lumpuh separuh badan, buta sebelah mata, sukar bicara, pusing, penglihatan ganda dan kabur.

Gejala kesemutan sendiri berlangsung beberapa menit atau kurang dari 24 jam.

Biasanya terjadi waktu tidur atau saat baru bangun tidur.

Kondisi seperti ini harus segera ditangani karena bisa berkembang menjadi stroke berat.

Halaman selanjutnya

2. Penyakit Jantung

...

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved