Atasi Kolesterol dengan 6 Cara Ini

Mengonsumsi obat bisa membantu mengontrol kadar kolesterol, tapi akan lebih baik jika Anda bisa menurunkan kolesterol secara alami.

Editor: muhammad irham
int
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kolesterol diproduksi di hati dan memiliki banyak fungsi penting pada tubuh, di antaranya membantu menjaga dinding sel tetap fleksibel dan dibutuhkan untuk memproduksi beberapa hormon.

Meski banyak fungsinya, kadar kolesterol tinggi akan menyebabkan masalah kesehatan, termasuk meningkatkan risiko penyakit jantung dan serangan jantung.

Seperti lemak, kolesterol tidak larut dalam air. Sebaliknya, pengangkutannya ke dalam tubuh bergantung pada molekul yang disebut lipoprotein, yang membawa kolesterol, lemak, dan vitamin yang larut dalam lemak di dalam darah.

Mengonsumsi obat bisa membantu mengontrol kadar kolesterol, tapi akan lebih baik jika Anda bisa menurunkan kolesterol secara alami.

Menurut Ahli jantung Leslie Cho, MD dari Cleveland Clinic, berikut ini cara alami yang bisa dilakukan dan terbukti bisa menurunkan kolesterol:

1. Ubah pola makan

Melansir Cleveland Health, cara terbaik untuk menurunkan kolesterol secara alami adalah mulai dengan mengganti lemak tidak sehat (jenuh) dengan lemak sehat (tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda). “Ini berarti Anda harus menjadi pembaca label makanan,” kata Dr. Cho.

“Penting untuk membatasi asupan lemak jenuh. Seharusnya tidak lebih dari 2 gram lemak per porsi dan itu harus mencakup kurang dari 7% dari asupan kalori harian Anda."

Lemak jenuh paling sering ditemukan dalam minyak sawit dan minyak kelapa, selain itu juga pada produk hewani seperti daging sapi, babi, kulit ayam, hot dog, dan keju.

Selain itu penting juga untuk mendeteksi lemak trans atau lemak jenuh pada kemasan makanan.

Terkadang lemak trans tercantum pada label makanan sebagai "minyak nabati terhidrogenasi parsial", sering digunakan dalam margarin, kerupuk, dan kue yang dibeli di toko. Lemak trans ini meningkatkan kadar kolesterol secara keseluruhan.

2. Perbanyak konsumsi serat

“Idealnya, Anda harus mengonsumsi 25 hingga 35 gram serat sehari,” kata Dr. Cho. Serat mengikat kolesterol dan menghilangkannya dari tubuh.

Untuk meningkatkan asupan serat, Anda perlu mengonsumsi lebih banyak biji-bijian, polong-polongan seperti kacang-kacangan dan lentil, sayuran dan buah-buahan.

Selain untuk menurunkan kolesterol, serat juga bermanfaat untuk mengurangi risiko penyakit, mencegah sembelit, dan membantu membuat kenyang lebih lama.

3. Konsumsi lemak omega 3

Menurut Dr. Cho, ikan berminyak seperti salmon, tuna, sarden, makarel, dan herring adalah yang terbaik. Ia juga merekomendasikan untuk mengonsumsi dua porsi per minggu. "Anda bisa menambahkan suplemen minyak ikan, tapi hati-hati karena dosis tinggi minyak ikan murni dapat menurunkan kadar trigliserida (jenis lemak lain dalam darah) dan meningkatkan kolesterol baik Anda," kata dia.

“Tapi itu tidak menurunkan LDL (low-density lipoprotein) – kolesterol jahat. Jadi pastikan untuk membaca label suplemen minyak ikan Anda," imbuh dia. Saat membaca label botol minyak ikan, perhatikan EPA plus DHA di setiap sajian, karena itu adalah bahan yang efektif.

“Misalnya, jika minyak ikan menyebutkan 1000 mg minyak ikan, tetapi hanya mengandung 300 mg EPA dan DHA, ketahuilah bahwa itu berarti Anda mengonsumsi 700 mg lemak ikan yang tidak perlu. Jadi, pastikan Anda memilih minyak ikan dengan jumlah EPA plus DHA tertinggi di setiap pil,” jelas Dr. Cho.

Baca Juga: Sayur Cleome Putih yang Dipercaya Perkuat Daya Tahan Tubuh

Halaman selanjutnya

4. Olahraga

...

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved