Pilkada Sulawesi Utara

Dua Pasang Cagub Sulut Harus Punya Strategi Jitu Lawan Petahana Olly-Steven

Sisa satu bulan lebih waktu yang harus digunakan oleh dua pesaing Olly-Steven jika ingin mengejar ketertinggalan.

Editor: muhammad irham
ist
Pasangan petahana Olly Dondokambey dan Steven Kandouw 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Suvei LSI menempatkan pasangan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw berada di atas angin. Mereka unggul jauh atas dua pasangan lainnya di Pilkada Gubernur Sulawesi Utara.

Sisa satu bulan lebih waktu yang harus digunakan oleh dua pesaing Olly-Steven jika ingin mengejar ketertinggalan.

Kendati unggul jauh, namun pesaing Olly-Steven masih bisa mengejar ketertinggalan tersebut di sisa waktu yang ada.

Menurut pengamat politik dari Universitas Sam Ratulangi, Manado, Prof Dr Welly Areros, jika ingin mengejar ketertinggalan tingkat elektabilitas (keterpilihan) tersebut, harus bekerja keras.

"Strateginya menurut saya, salah satunya dengan membuat program yang benar-benar menyentuh rakyat. Berpihak pada masyarakat banyak," kata Prof Welly.

Cara lain yang harus dimaksimalkan para pesaing OD-SK yakni memanfaatkan kekuatan pemetaan Wilayah.

"Perlu diingat pesaing OD-SK punya tabungan dimana mereka menjabat sebagai kepala daerah. Cara ini harusnya dimaksimalkan, teruma bagaimana program mereka yang lalu saat meraih kemenangan di daerah masing-masing," tandasnya.

Menurut Prof Welly, salah satu yang membuat Olly-Steven unggul, karena infrastruktur yang dibangun oleh petahana ini, dirasakan oleh banyak orang.

Hasil Survei

Berdasarkan survei dari LSI, pasangan petahana Olly Dondokambey-Steven Kandouw (Olly-Steven) di Pilkada Sulut 9 Desember nanti jauh di atas pesaingnya.

Survei dilakukan sejak April, September, dan terakhir Oktober 2020 ini.

Peneliti LSI Ikrama Masloman mengatakan, dalam beberapa kali survei sampai dengan yang terakhir Oktober ini, elektabilitas Olly-Steven tak tergoyahkan di atas 60 persen.

Hasil elektabilitas yang melejit jauh atas dua paslon lainnya CEP-SSL (22,3%) dan VAP-HR (10,2%) itu, membuat pemilih mempersepsikan bahwa Olly-Steven sebagai petahana di Pilkada Sulut, sulit untuk dikalahkan oleh dua kontestan lainnya.

Data survey LSI yang dipublish Ikrama memperlihatkan, pemilih yang di dalamnya berasal dari Golkar dan Nasdem, malah memberi kontribusi signifikan terkait persepsi “Olly-Steven Sulit Dikalahkan”.(*/tribunmanado.co.id)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved