Usir Nyamuk di Rumah dengan Cara Alami Ini

Nyamuk biasanya menyukai tempat-tempat lembab atau tergenang untuk berkembang biak.

Editor: muhammad irham
int
Nyamuk 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bulan November ini, hujan mulai turun di sebagian wilayah Indonesia. Musim hujan juga biasanya berdampak pada tingginya pertumbuhan nyamuk di sekitar rumah.

Nyamuk biasanya menyukai tempat-tempat lembab atau tergenang untuk berkembang biak.

Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk mengusir nyamuk tersebut secara alami agar keseimbangan ekosistem tetap berjalan.

Untuk mengusir nyamuk tersebut, tidak diperlukan bahan lain. Hanya perlu tindakan kecil yang efektif mengusir nyamuk.

Dana C. Price, Ph.D., profesor riset asosiasi di departemen entomologi di Rutgers, The State University akan memberitahukan pengusir nyamuk alami.

Pengusir nyamuk alami yang disebutkan Price ini diekstrak dari sumber tumbuhan atau versi sintetis dari senyawa tertentu.

Lantas, bahan seperti apa untuk usir nyamuk secara alami itu? Yuk simak penjelasannya.

1. Minyak lemon eucalyptus

Diakui oleh EPA sebagai pengusir nyamuk pada tahun 2000, minyak lemon eucalyptus menjadi sangat populer, tetapi tidak disarankan untuk anak di bawah 3 tahun.

"Penting untuk diperhatikan bahwa bahan aktif (p-menthane-3,8-diol atau“ PMD ”) dapat diproduksi di lab dan juga disetujui sebagai pengusir kutu,” kata Price.

"Beberapa penelitian bahkan menemukan bahwa itu sebanding dengan konsentrasi DEET yang lebih rendah (pengusir sintetis 'standar emas' saat ini).

2. Catnip

"Catnip telah dikenal selama bertahun-tahun sebagai penangkal nyamuk,” kata Joseph M. Conlon, penasihat teknis untuk American Mosquito Control Association.

"Namun, baru belakangan ini kemanjurannya telah dibuktikan sejauh dapat didaftarkan oleh EPA."

Sayangnya, proses untuk mendapatkan persetujuan resmi dari EPA membutuhkan waktu dan uang, jadi saat ini hanya ada sedikit produk komersial yang mengandung catnip dan terdaftar EPA.

3. Serai

Ada alasan mengapa lilin serai sangat populer di musim panas, aromanya cenderung mengusir nyamuk.

Sayangnya, lilin serai sering digunakan di area terbuka yang terlalu besar untuk membuatnya efektif.

Meskipun serai adalah bahan yang terdaftar di EPA, sulit bagi produsen untuk membuat pengusir nyamuk berbahan dasar serai yang benar-benar berfungsi di luar lab.

Selain itu, "serai perlu diaplikasikan kembali setiap 2 hingga 3 jam," kata Price.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved