Pjs Gubernur Sulut Pamit, Akui Sulut Sangat Berkesan

Masa jabatan Agus di Sulawesi Utara akan berakhir pada 5 Desember 2020 mendatang atau empat hari sebelum hari H pencoblosan

Editor: muhammad irham
int
Plt Gubernur Sulawesi Utara, Agus Fatoni 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Penjabat sementara (Pjs) Gubernur Sulawesi Utara, Agus Fatoni berpamitan kepada seluruh anggota DPRD Sulawesi Utara. Momen haru tersebut berlangsung saat Agus menghadiri Rapat Paripurna DPRD Sulut dalam rangka Peneteapan Propemda Sulut 2021 dan Penetapan/Pengambilan Keputusan terhadap Ranperda APBD 2021, Selasa (24/11/2020) siang.

Masa jabatan Agus di Sulawesi Utara akan berakhir pada 5 Desember 2020 mendatang atau empat hari sebelum hari H pencoblosan, 9 Desember 2020.

Agus mengapresiasi pimpinan dan anggota DPRD Sulut atas dukungan dan sinergitasnya bersama Pemprov Sulut di bawah kepemimpinannya.

“Ini adalah rapat paripurna yang terakhir kalinya saya ikuti sebagai Pjs Gubernur Sulut. Menjadi kebanggaan bagi saya pribadi, karena selama hampir 2 bulan Saya melaksanakan tugas sebagai Pjs Gubernur Sulut, pimpinan dan segenap Anggota DPRD Provinsi Sulut, senantiasa konsisten memberi dukungan, dan senantiasa menunjukkan eksistensi pemenuhan tugas, peran dan tanggungjawabnya untuk bersama-sama membangun daerah Bumi Nyiur Melambai,” kata Fatoni.

Adapun bagi Fatoni, Sulut menjadi daerah yang sangat berkesan dan akan selalu menjadi kebanggaan baginya karena pernah memimpin Sulut.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada rakyat Sulut yang selama ini sudah memberikan suport dan dukungan, masukan serta saran selama saya menjalankan tugas sehingga ini mempermudah tugas saya sebagai Pjs Gubernur Sulut. Kesan saya terhadap daerah ini, masyarakatnya begitu terbuka, toleran, hangat dan harmoni dalam kehidupan sehari-hari, hidup secara berdampingan, damai sesama masyarakat yang beraneka ragam baik suku, agama dan latar belakang. Saya betah selama di sini dan akan menjadi catatan sejarah bagi saya untuk bisa memotivasi saya untuk memberikan yang terbaik untuk Sulut dan saya sendiri,” akunya.

Dirinyapun berharap, kondisi di atas yang sudah tercipta akan terus ditingkatkan.

“Sehingga Sulut akan menjadi barometer hidup toleransi dan barometer dalam pelaksanaan pemerintahan daerah di Indonesia,” tutupnya.

Agus ditunjuk sebagai Pjs Gubernur Sulut pada 26 September 2020 lalu. Ia menggantikan sementara tugas Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Steven Kandouw yang melakukan cuti kampanye Pilgub Sulut.(*)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved