Kesehatan

Bahaya Sering Begadang, Salah Satunya Beresiko Penyakit Jantung

Menurut Sleep Foundation, tidak tidur atau terjaga semalaman dapat memengaruhi kemampuan berpikir, suasana hati, sampai kesehatan fisik.

Editor: muhammad irham
zoom-inlihat foto Bahaya Sering Begadang, Salah Satunya Beresiko Penyakit Jantung
int
Ilustrasi begadang

TRIBUNMANADO.CO.ID - Selama ini banyak orang begadang hanya untuk merampungkan serial, main games, atau berpesta dengan temannya. Tidur berkualitas di malam hari dengan jadwal rutin penting untuk menunjang kinerja organ, metabolisme, sampai menjaga daya tahan tubuh.

Menurut Sleep Foundation, tidak tidur atau terjaga semalaman dapat memengaruhi kemampuan berpikir, suasana hati, sampai kesehatan fisik.

Berikut beberapa efek buruk bergadang bagi kesehatan yang tak boleh disepelekan:

1. Potensial meningkatkan gula darah

Melansir Bustle, dampak buruk begadang yang pantang diabaikan adalah peningkatan kadar gula darah.

Penelitian kecil pada 2015 menemukan, orang yang doyan begadang ternyata memiliki kadar gula darah yang lebih tinggi ketimbang orang dengan jadwal tidur normal dan teratur.

Seperti diketahui, kadar gula darah tinggi menjadi penyebab utama penyakit jantung dan ginjal.

2. Pola makan buruk

Akibat terlalu sering begadang juga dapat mengubah pola makan menjadi tidak sehat.

Agar tetap terjaga, orang yang begadang cenderung makan pada larut malam. Dampaknya, porsi makan dalam sehari jadi berlebihan.

Tak hanya itu, studi menunjukkan, orang yang begadang umumnya mengonsumsi makanan tak sehat yang tinggi lemak dan kalori.

Pola makan yang buruk tersebut dapat menyebabkan kadar gula darah melonjak, kolesterol tinggi, dan rentan memicu penyakit kronis.

3. Meningkatkan risiko penyakit jantung

Hati-hati, penelitian mengungkapkan efek begadang bagi kesehatan juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.
Perubahan pola tidur yang tidak menentu, misalkan rutin tidur di hari kerja dan begadang sesekali setiap pekan dapat menyebabkan "jet lag".

Untuk setiap jam “jet lag” pergeseran jam tidur tersebut, risiko penyakit jantung orang yang begadang meningkat sebesar 11 persen.

4. Menghambat proses penyembuhan saat sakit

Tidur yang berkualitas merupakan bagian dari proses penyembuhan alami tubuh.

Sebaliknya, begadang atau tidak tidur sepanjang malam dapat menghambat proses penyembuhan sakit.

Saat tidur nyenyak, sistem daya tahan tubuh membantu badan menghadapi serangan penyakit atau infeksi.

5. Rentan terkena depresi

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved