Kesehatan

Mengenal Sindrom Reye, Jarang Terjadi Namun Berbahaya

Kondisi ini terjadi saat remaja dan anak-anak sembuh dari virus influenza dan cacar air.

Editor: Isvara Savitri
Freepik.com
Sindrom Reye umumnya dialami oleh anak-anak atau remaja usai masa penyembuhan dari virus. Paling banyak virus influenza dan cacar air. 

TRIBUNMANADOWIKI - Pernahkah Anda mendengar sindrom Reye?

Jika belum, Anda harus mengetahuinya karena sindrom ini adalah hal serius yang harus diketahui.

Sindrom Reye adalah pembengkakan pada daerah liver (hati) dan otak.

Tidak banyak yang mengetahui sindrom ini karena ini adalah kondisi yang jarang terjadi.

Umumnya sindrom ini terjadi pada anak-anak dan remaja usai mengalami fase penyembuhan infeksi virus, yang paling sering yaitu virus flu atau cacar air.

Ilustrasi anak flu.
Ilustrasi anak flu. (Freepik.com)

Penyebab

Penyebab utama sindrom Reye masih belum diketahui, meski begitu beberapa faktor memegang peranan penting dalam perkembangan penyakit sindrom Reye.

Sindrom Reye dipicu oleh penggunaan aspirin ketika mengobati penyakit infeksi virus.

Virus yang sering memicu terjadinya sindrom Reye yaitu virus influenza dan cacar air.

Baca juga: Mengenal Sindrom Peter Pan pada Orang Dewasa, Salah Satu Cirinya Tak Bisa Bertanggung Jawab

Baca juga: Resensi Film Benyamin Biang Kerok 2 (2020)

Gejala

Ilustrasi kelelahan.
Ilustrasi kelelahan. (Freepik.com)

Gejala sindrom Reye yang terlihat biasanya yaitu penurunan kadar gula dalam darah dan peningkatan kadar amonia dan keasaman dalam darah.

Pada waktu yang bersamaan, liver menjadi bengkak lalu terjadi penumpukan lemak.

Pembengkakan juga terjadi di otak, yang dapat menyebabkan kejang atau penurunan kesadaran.

Gejala awal yang mungkin timbul pada sindrom Reye antara lain:

- Untuk anak kurang dari 2 tahun: diare, pernapasan menjadi cepat.

- Untuk anak yang lebih tua dan remaja: muntah terus menerus, lemah, lesu, dan penurunan kesadaran.

Baca juga: Dituduh Lakukan Genosida di Xinjiang, China Beberkan Data Pertambahan Populasi Muslim Uighur

Baca juga: Dianggap Ekstremis, Israel Cegah Iran Dapat Senjata Nuklir

Seiring dengan berjalannya penyakit, gejala dan tanda dapat menjadi lebih serius, termasuk di dalamnya adalah:

- Menjadi mudah emosi, dan lebih labil dalam hal emosi.

- Kebingungan, disorientasi, atau muncul halusinasi.

- Kelemahan pada anggota gerak atas maupun bawah.

Halaman selanjutnya

- Kejang.

...

Ikuti kami di
KOMENTAR
1510 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved