Artidjo Alkostar Tutup Usia

Artidjo Alkostar Tutup Usia, Berikut Sosok Algojo Para Koruptor, Selesaikan 19.708 Kasus

Semasa menjadi Hakim Agung, Artidjo Alkostar berhasil menuntaskan 19.708 perkara.

Editor: Isvara Savitri
Kompas/Wisnu Widiantoro
Artidjo Alkostar. 

TRIBUNMANADOWIKI - Hakim Agung Artidjo Alkostar dikabarkan tutup usia pada Minggu (28/2/2021).

Semasa hidupnya, Artidjo Alkostar merupakan Hakim Agung yang ditakuti oleh para koruptor.

Hal ini karena beliau tidak segan mengambil keputusan tegas untuk memutus hukuman.

Bahkan Hakim Agung kelahiran Situbondo ini beberapa kali justru memperberat hukuman para koruptor yang mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA).

Beberapa orang yang pernah diperberat hukumannya ada mantan Ketua MK Akil Mochtar, Luthfi Hasan Ishaaq, Angelina Sondakh sampai Anas Urbaningrum.


Artidjo Alkostar, Ketua Kamar Pidana Mahkamah Agung. (Kompas/Yunadhi Agung)

Sebagai informasi, Artidjo Alkostar adalah pria kelahiran Situbondo, Jawa Timur pada 22 Mei 1948.

Artidjo Alkostar memperoleh pendidikan di Asem Bagus, Situbondo, hingga jenjang SMA.

Artidjo Alkostar lalu masuk ke Fakultas Hukum (FH) Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta.

Artidjo Alkostar aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) serta menjadi Dewan Mahasiswa saat berada di bangku kuliah.

Dia juga pernah mengikuti pelatihan untuk lawyer mengenai Hak Asasi Manusia di Columbia University selama enam bulan pada 1983.

Di saat yang sama, Artidjo Alkostar juga bekerja di Human Right Watch divisi Asia di New York selama dua tahun.

Sejak 28 tahun menjadi advokat, Artidjo Alkostar kemudian mengabdikan dirinya sebagai Hakim Agung di MA sejak tahun 2000.

Artidjo Alkostar telah menyelesaikan berkas di MA sebanyak 19.708 perkara sepanjang menjadi Hakim Agung.

Bila dirata-rata selama 18 tahun, Artidjo menyelesaikan 1.095 perkara setiap tahun. 

Artidjo Alkostar merupakan Hakim Agung yang pensiun pada 22 Mei 2018.

Baca juga: SINOPSIS Ikatan Cinta Senin 1 Maret 2021: Andin Tahu Rendy Serang Nino, Nino Ingin Elsa Bebas

Baca juga: Mengenal Demam Tifoid, dari Penyebab hingga Pengobatan

Karir Artidjo Alkostar


Hakim Mahkamah Agung, Artidjo Alkostar berbicara di hadapan wartawan di sela sela kunjungan ke Pengadilan Negeri Banda Aceh, Selasa (2/5/2017). SERAMBI/M ANSHAR (Tribunnews.com)

Artidjo Alkostar lulus kuliah pada 1976.

Kemudian Artidjo Alkostar mengajar di almamaternya, FH UII.

Artidjo Alkostar mengisi mata kuliah Hukum Acara Pidana dan Etika Profesi, juga mata kuliah HAM untuk mahasiswa S2.

Tak berhenti di situ saja, Artidjo Alkostar pun ikut aktif di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta.

Artidjo Alkostar menduduki jabatan sebagai Wakil Direktur LBH Yogyakarta pada 1981 sampai 1983.

Baca juga: Seorang Demonstran Perempuan di Myanmar Ditembak Mati Oleh Polisi: Mereka adalah Teroris

Baca juga: 5 Film Legendaris Ng Man-Tat, Paman Boboho yang Meninggal Karena Kanker Hati

Pada 1983-1989, Artidjo Alkostar diangkat menjadi Direktur LBH Yogyakarta.

Sebuah kantor pengacara yang dinamakan Artidjo Alkostar and Associates didirikan oleh alumni UII Yogyakarta ini setelah pulang dari Amerika Serikat.

Namun pada tahun 2000, Artidjo Alkostar terpaksa harus menutup kantor hukumnya tersebut karena dirinya terpilih sebagai Hakim Agung.

Sebagai seorang advokat, Artidjo pernah menangani beberapa kasus penting, di antaranya Anggota Tim Pembela Insiden Santa Cruz di Dili (Timor Timur 1992), dan Ketua Tim Pembela gugatan terhadap Kapolri dalam kasus Pelarungan Darah Udin (wartawan Bernas Fuad M Syafruddin).

Mantan Hakim MA Artidjo Alkostar Tutup Usia, Mahfud MD Berduka


Hakim Mahkamah Agung, Artidjo Alkostar berbicara di hadapan wartawan di sela sela kunjungan ke Pengadilan Negeri Banda Aceh, Selasa (2/5/2017). SERAMBI/M ANSHAR (Tribunnews.com)

Mantan hakim Mahkamah Agung (MA) Artidjo Alkostar meninggal dunia pada Minggu (28/2/2021).

Ia menghembuskan napas terakhir sekitar pukul 14.00 WIB di usia 72 tahun.

Kepergian Artidjo membuat duka mendalam bagi dunia hukum di Indonesia.

Artidjo Alkostar disebut-sebut sebagai algojo para koruptor.

Ia dikenal sebagai sosok yang memiliki integritas, jujur, dan tak pernah ragu memberi vonis lebih berat kepada terpidana kasus korupsi yang berniat menurunkan hukumannya di tingkat kasasi.

Kepergian Artidjo Alkostar membuat Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM, Mahfud MD berduka.

Mahfud menceritakan keberanian Artidjo Alkostar dalam memberantas korupsi.

"Dia tak ragu menjatuhkan hukuman berat kepada para koruptor tanpa peduli peta kekuatan politik," ujar Mahfud pada akun Twitter resminya @mohmahfudmd.

Seorang Artidjo lah yang selama ini menjadi inspirasi Mahfud untuk menjadi dosen serta aktivis hukum dan demokrasi.

"Tahun 1978 Artidjo menjadi dosen saya di FH-UII.

Dia juga yang menginspirasi saya menjadi dosen dan aktivis penegak hukum dan demokrasi," kenang Mahfud.

Bersama Artidjo, Mahfud mengatakan pernah sama-sama menjadi visiting scholar di New York.

Pada 1999/1991 saya dan Mas Artidjo sama-sama pernah menjadi visiting scholar (academic researcher) di Columbus University, New York. RIP, Mas Ar," kenang Mahfud.

Baca juga: Bacaan Dzikir Pendek yang Cocok Diamalkan Sehari-hari

Baca juga: Jadwal Acara TV Senin 1 Maret 2021: Saksikan Lambe Tujuh dan Ikatan Cinta

Juru Bicara MA Andi Samsan Nganro menilai selain jujur, Artidjo juga dikenal sebagai sosok yang baik dan tekun dalam melaksanakan tugasnya.

"Pak Artidjo Alkostar ketika beliau bertugas sebagai hakim agung dan kemudian menjabat sebagai Ketua Kamar Pidana, beliau bekerja dengan baik dan tekun serta jujur dalam melaksanakan amanah.

Selamat jalan Pak Artidjo," tutur Andi.

Adapun dikutip dari Tribbunews.com, Ketua KPK Firli Bahuri juga berharap bahwa semangat Artidjo untuk memberantas korupsi dapat menjadi pedoman bersama.

"Kita akan mendoakan beliau supaya di lapangkan jalan ke surga,

Berdoa dan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan dan semangat beliau memberantas korupsi kita jadikan untuk semangat kita semua," ungkap Firli.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnewswiki.com dengan judul Sosok Artidjo Alkostar, Hakim Agung yang Ditakuti Para Koruptor karena Hukumannya, Kini Tutup Usia.

Ikuti kami di
KOMENTAR
1523 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved