Kesehatan

Mengenal Demam Tifoid, dari Penyebab hingga Pengobatan

Demam tifoid atau tifus disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella typhi.

Editor: Isvara Savitri
Freepik.com
Ilustrasi anak demam. 

TRIBUNMANADOWIKI - Kita pasti cukup familiar dengan penyakit tifus.

Tifus atau demam tifoid adalah penyakit akibat infeksi bakteri Salmonella typhi.

Demam ini biasanya menyerang kelompok usia 5-30 tahun.

Penyakit ini merupakan penyakit yang menular dengan cepat.

Umumnya penularan melalui konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi tinja yang mengandung bakteri Salmonella typhi.

Masa inkubasi dari bakteri umumnya dapat bervariasi juga, yaitu mulai dari 3 hari hingga 60 hari.

Hingga saat ini, penyakit tifus masih menjadi masalah kesehatan di berbagai negara, terutama di negara berkembang.


Ilustrasi anak demam. (livestrong)

Di Indonesia sendiri, angka kejadian penderita tipes cukup tinggi, dan hal ini berkaitan dengan kebersihan lingkungan dan sanitasi yang belum memadai.

Hampir 100 ribu penduduk Indonesia terjangkit penyakit tifus tiap tahunnya.

Oleh sebab itu, penyakit tifus dinyatakan sebagai penyakit endemik dan masalah kesehatan serius di dalam negeri.

Penyebab

Penyebab tifus adalah bakteri Salmonella typhi, dan sebagian kecil juga dapat diakibatkan oleh Salmonella paratyphi A, B, atau C.

Demam tifoid atau tifus sendiri dapat ditularkan secara fekal-oral, yakni dari kotoran ke mulut.

Hal ini dapat terjadi bila kuman dari kotoran diangkut oleh lalat, yang kemudian meninggalkan kotoran tersebut pada makanan yang akan disantap oleh seseorang.

Baca juga: Seorang Demonstran Perempuan di Myanmar Ditembak Mati Oleh Polisi: Mereka adalah Teroris

Baca juga: 5 Film Legendaris Ng Man-Tat, Paman Boboho yang Meninggal Karena Kanker Hati

Karena itu, kebersihan lingkungan memegang peran yang sangat penting dalam penularan demam tifoid.

Sangat disarankan juga untuk tidak mengonsumsi makanan yang diduga tercemar atau yang kebersihannya patut dipertanyakan.

Selain itu, sanitasi yang buruk dan keterbatasan akses air bersih, diyakini merupakan penyebab lain berkembangnya penyakit tifus.

Biasanya, anak-anak lebih sering terserang tifus karena belum sempurnanya sistem kekebalan tubuh.

Jika tidak segera ditangani dengan baik, diperkirakan tiap satu dari lima orang akan meninggal karena tifus.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved