Kesehatan

Apa Itu Baby Bottle Tooth Decay?

Baby bottle tooth decay bisa berpengaruh kepada berat badan sang anak dan menyebabkan dirinya tidak lincah.

Editor: Isvara Savitri
Freepik.com
Ilustrasi Baby Bottle Tooth Decay. 

TRIBUNMANADOWIKI - Demi kesehatan, gigi harus dirawat dengan baik sejak kecil. 

Gigi merupakan salah satu organ tubuh yang penting bagi tumbuh kembang si anak.

Gigi berfungsi penting untuk mengunyah makanan dan berbicara.

Namun tak jarang ada anak-anak yang mengalami gangguan pada giginya.

Gangguan pada gigi bayi atau anak dapat mengakibatkan infeksi serta nyeri yang menyebabkan gangguan pada perkembangan bicara dan makan.


Ilustrasi pembusukan gigi. (Freepik.com)

Dampaknya bisa kena ke berat badan yang kurang dan tidak lincah, tidak seperti anak pada umumnya.

Penyebab gangguan pada gigi bayi dan anak ada berbagai macam.

Namun, kebanyakan kasus penyakit baby bottle tooth decay bisa dicegah.

Tooth decay atau pembusukan gigi pada bayi atau anak yang masih kecil disebut juga sebagai baby bottle tooth decay, karena sering terjadi pada bayi atau anak yang menggunakan dot atau botol bayi.

Penyakit ini terjadi ketika ada cairan yang manis atau yang mengandung gula menempel di gigi bayi atau anak dalam waktu yang lama.

Baca juga: CHORD dan Lirik Lagu To The Bone - Pamungkas

Baca juga: Tuai Kemarahan Publik, Makam Kyal Sin Digali Kembali Oleh Aparat Myanmar

Jenis-jenis makanan yang mengandung gula dapat beragam, misalnya susu, jus buah, minuman bersoda, sisa permen ataupun manisan.

Kejadian ini meningkat pada bayi atau anak yang diberikan susu pada jam tidur, karena pada saat tidur produksi air liur (saliva) berkurang, sehingga sisa-sisa gula akan menempel lama pada gigi.

Menempelnya sisa-sisa gula ini merangsang bakteri di mulut berkembang biak dan menghasilkan asam yang dapat merusak gigi.

Biasanya, pembusukan gigi terjadi pada gigi atas bagian depan, tetapi dapat juga terjadi pada gigi lainnya.

Penyebab


Baby bottle tooth decay. (Freepik.com)

Penyebab baby bottle tooth decay adalah asam yang dihasilkan oleh bakteri yang ada di dalam mulut bayi.

Bakteri ini merupakan bakteri penghasil asam yang akan melarutkan bagian luar gigi yang menyebabkan pembusukan pada gigi bayi atau anak jika terdapat banyak sisa-sisa gula yang menempel.

Gejala

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved