Kesehatan

Benarkah Minum Banyak Air Putih Bisa Membuat Ginjal Sehat? Berikut Penjelasan Dokter

Kebanyakan minum air putih menyebabkan overhidrasi yang memicu berbagai penyakit di tubuh.

Editor: Isvara Savitri
Freepik.com
Ilustrasi perempuan minum segelas air putih. 

TRIBUNMANADOWIKI, KESEHATAN - Jika ingin menjaga kesehatan ginjal, banyak dari kita yang selalu mendengar anjuran banyak minum air putih.

Namun sebenarnya anggapan tersebut agak keliru.

Hal yang perlu kita jaga adalah asupan cairan seimbang, bukan banyak.

Hal ini diungkapkan oleh dr Tunggul Situmorang, SpPD-KGH. 

"Ada persepsi yang agak keliru bahwa untuk memelihara ginjal harus minum banyak. Salah betul. Untuk memelihara fungsi ginjal harus minum cukup, bukan banyak."


Ilustrasi ginjal. (Freepik.com)

Demikian diungkapkan Tunggul dalam perayaan Hari Ginjal Sedunia bersama Kalbe, Rabu (10/3/2021).

Meski begitu, ia juga mengingatkan bahwa kita tidak boleh kekurangan cairan agar tidak dehidrasi.

Untuk mengetahui asupan cairan yang tepat, lanjut Tunggul, cobalah menghitungnya dengan rumus 30cc per kilogram berat badan.

"Kecuali kalau ada aktivitas lain, maka boleh ditambah," ujarnya.

Memicu penyakit ginjal

Hal sama diungkapkan oleh Ketua Perhimpunan Nefrologi Indonesia Aida Lydia, seperti diberitakan oleh Kompas.com, Kamis (8/3/2018).

Baca juga: Ikatan Cinta Kamis 11 Maret 2021: Nino Ajak Ketemu Aldebaran, Elsa Takut Kedoknya Terbongkar

Baca juga: Mengenal Bibimbap, Makanan Korea yang Diambil dari Sesajen untuk Arwah Leluhur

Asupan air putih yang terlalu banyak atau overhidrasi justru dapat memicu penyakit ginjal.

"(Terlalu) banyak minum air putih bisa sebabkan gangguan elektrolit di darah. Kadar natrium dan kalium dalam darah berkurang, sedangkan kadar cairan di tubuh meningkat sel tubuh jadi membengkak,” ujar Aida pada Peringatan Hari Ginjal Sedunia di Jakarta, beberapa waktu silam.

Pembesaran sel tubuh terjadi karena banyak natrium yang larut dan menghilang dari dalam tubuh. Padahal, natrium bertugas mengikat air.

Akibatnya, volume darah pun berkurang hingga membuat tekanan darah menurun.

Selanjutnya, detak jantung terpacu lebih kuat.


Ilustrasi minum air putih. (Freepik.com)

Selain itu, Aida mengatakan kerja ginjal juga akan semakin berat karena harus menyaring cairan yang berlebih.

Dikhawatirkan, glomerulus pada ginjal tidak kuat melakukan fungsi filtrasi.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved