Nurdin Abdullah

Diduga Miliki Informasi Penting, 7 Saksi Kasus Nurdin Abdullah Diperiksa di Polda Sulsel

Ketujuh saksi tersebut dinilai memiliki informasi penting terkait dugaan kasus suap yang melibatkan Gubernur Sulsel non-aktif Nurdin Abdullah.

Editor: Isvara Savitri
Tribunnews.com/Jeprima
Suasana saat Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri memberikan keterangan pers terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah oleh KPK, di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (28/2/2021) dini hari. Pada konferensi pers tersebut, KPK menyatakan telah menetapkan Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah sebagai tersangka kasus proyek pembangunan infrastruktur karena diduga menerima gratifikasi atau janji. Selain Nurdin Abdullah, KPK juga menetapkan tersangka kepada Sekdis PUPR Sulsel, Edy Rahmat (ER) sebagai penerima dan Agung Sucipto (AS) selaku pemberi. 

TRIBUNMANADOWIKI, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa 7 pegawai negeri sipil (PNS) terkait dugaan kasus korupsi yang menjerat Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) non-aktif Nurdin Abdullah.

Mereka diperiksa di Polda Sulsel, Makssar.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri.

"Hari ini, Jumat (12/3/2021) pemeriksaan saksi dugaan TPK (Tindak Pidana Korupsi) perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2020-2021," kata Ali Fikri via pesan WhatsApp, Jumat siang.

Dengan tersangka NA (Nurdin Abdullah), ER (Edy Rahmat) dan AS (Agung Sucipto).


Juru Bicara (Jubir) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri (WA Ali Fikri)

"Tempat riksa Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel Jl Perintis Kemerdekaan Makassar," katanya.

Adapun terperiksa, kata Ali Fikri Ada tujuh orang.

"Atasnama saksi Herman Parudani Pegawai Negri Sipil pemprov Sulsel, Ansar Pegawai Negri Sipil pemprov Sulsel, Hizar Pegawai Negri Sipil Pemprov Sulsel," ujarnya.

Baca juga: Oppo Reno3 Pro, Salah Satu Hape Canggih di Tahun 2020

Baca juga: Mengenal Gochujang, Past Cabai yang Banyak Digunakan dalam Masakan Korea

"Lalu Suhasril Pegawai Negri Sipil pemprov Sulsel, A Yusril Mallombassang Pegawai Negri Sipil Pemprov Sulsel, Asirah Massinai Pegawai Negri Sipil Pemprov Sulsel dan Astrid Amirullah Pegawai Negri Sipil Pemprov Sulsel," tambahnya.

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved