Kuliner Nusantara

Mengenal Sambal Roa Khas Manado, Bagaimana Kandungan Gizinya?

Sambal roa dibanderol dengan harga Rp 55 ribu hingga Rp 65 ribu rupiah per botol.

Editor: Isvara Savitri
resepcaramasak.com
Ilustrasi sambal roa. 

TRIBUNMANADOWIKI - Salah satu yang khas dari kota Manado adalah sambal roa.

Selain karena rasa cabainya yang pedas, bahan utama dari sambal ini adalah ikan roa asap.

Sambal roa pun ada dua versi, ada yang basah dan ada yang kering.

Cara membuatnya, ikan roa yang sudah diasap dihancurkan hingga halus.

Kemudian ikan tersebut dimasak bersama bumbu cabai dan minyak.

Sambal roa ini sangat lezat jika dinikmati bersama dengan nasi panas.

Di Manado sendiri, sambal roa biasanya dinikmati dengan bubur Manado.

Sambal ini bisa bertahan hingga enam bulan jika berada dalam suhu ruangan dan bisa mencapai satu tahun jika disimpan di dalam kulkas.

Harga sambal ini antara Rp 55 ribu rupiah sampai Rp 65 ribu.

Ikan roa dalam bahasa inggrisnya Garfish, lebih dikenal berasal dari daerah Sulawesi Utara atau Manado dan sekitarnya.

Sedangkan orang Ternate menyebutnya dengan nama ikan gepe bernama latin Hemiramphus Brasiliensis.

Ikan roa adalah ikan laut jenis ikan terbang yang dapat ditemui di perairan laut utara Pulau Sulawesi sampai dengan Kepulauan Maluku.

Baca juga: Umat Hindu di Manado Peringati Hari Raya Nyepi, Warga Sekitar Pilih Menunda Pesta

Baca juga: Chloe Bennet, Aktris China-Amerika yang Sukses dalam Hollywood

Banyak orang menyebut nya Ikan Julung-julung, ikan roa bahan sambal roa yang satu ini mempunyai ciri khas rahang bawah nya lebih panjang dari rahang atasnya.

Jadi seperti mempunyai tombak di mulutnya, atau seperti paruh yang panjang dengan permukaan yang halus mengkilap berwarna perak dan hitam, berkembang biak di laut dengan panjang tubuh bisa mencapai 30 cm.

Ikan roa merupakan jenis ikan air laut yang telah melalui proses pematangan dengan cara pengasapan (bukan dijemur ataupun dibakar).

Butuh waktu berhari-hari untuk mengasapi ikan roa hingga matang.

Ikan Terbang atau Ikan Julung-julung yang telah matang diasapi itulah yang kemudian disebut sebagai ikan roa.

Ikan roa yang dijual di pasaran, pada umumnya dikemas dengan cara tradisional, yaitu dijepit menggunakan kayu atau bambu, yang bagi masyarakat Manado dikenal dengan sebutan digepe.

Asal-usul


Ilustrasi sambal roa (resepcaramasak.com)

Ikuti kami di
KOMENTAR
1589 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved