Deradikalisasi

Pengertian Deradikalisasi dan Penerapannya Oleh Pemerintah

Deradikalisasi bertujuan agar sang pemilik pemikiran radikal menjadi netral.

Editor: Isvara Savitri
Indonesiabaik.id
Deradikalisasi oleh BNPT. 

TRIBUNMANADOWIKI - Pemerintah pusat memiliki program deradikalisasi yang dilaksanakan oleh Terorisme (BNPT)'>Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Deradikalisasi merupakan sebuah upaya untuk menetralkan pemikiran-pemikiran radikalisme.

Sedangkan menurut KBBI, deradikalisasi merupakan praktik mendorong penganut ideologi agama atau politik yang radikal untuk mengadopsi pandangan yang lebih moderat.

Selain itu deradikalisasi juga memiliki dua makna yaitu pemutusan dan deideologisasi.

Pemutusan tersebut ditujukan agar kelompok radikal membiasakan diri melalui perubahan sosial kognitif supaya pemahaman radikal yang sebelumnya dianut bisa ditinggalkan.

Kemudian para penganut paham radikal sebelumnya, sekarang bisa menuju norma yang baru dalam artian menuju kembali kepemikiran yang tidak radikal.

Deideologisasi memiliki arti penghapusan ideologi atas agama serta agama tidak dipandang sebagai ideologi politik melainkan dapat dipahami sebagai nilai-nilai luhur yang menyemai pesan perdamaian.

Pemerintah juga melakukan pendekatan terhadap narapidana terorisme di lapas melalui rehabilitasi, baik itu dengan pendekatan karakter kebangsaan dan menanamkan nilai-nilai perdamaian, serta peran aktif ormas keagamaan dalam mempromosikan nilai-nilai pluralisme seperti yang dilakukan oleh Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

Tujuan

Tujuan dilakukannya deradikalisasi adalah untuk membersihkan pemikiran-pemikiran radikalisme yang ada pada para teroris.

Baca juga: BOCORAN Ikatan Cinta Selasa 30 Maret 2021: Tak Ingin Ketahuan, Elsa Berusaha Ambil Hardisk Nino

Baca juga: Pernah Perankan Kapten Pierre Tendean, Wawan Wanisar Meninggal Dunia di Usia 71 Tahun, Ini Profilnya

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved