Seleb

Pernah Perankan Kapten Pierre Tendean, Wawan Wanisar Meninggal Dunia di Usia 71 Tahun, Ini Profilnya

Wawan Wanisar merupakan pemeran tokoh Kapten Pierre Tendean dalam film Pengkhianatan G30S/PKI.

Editor: Isvara Savitri
Tangkapan layar YouTube/QIA FILM
Aktor senior Wawan Wanisar. 

TRIBUNMANADOWIKI, SELEB - Wawan Wanisar merupakan salah satu aktor senior Indonesia yang tentu tidak perlu diragukan lagi eksistensinya.

Awal karirnya bermula saat ia memerankan tokoh Kapten Pierre Tenderan di film Pengkhianatan G30S/PKI karya sutradara Arifin C. Noer.

Dari film tersebut, Wawan mendapatkan banyak panggilan akting.

Ia kemudian memerankan peran utama dalam film Matahari-Matahari.

Bahkan ia masih aktif terjun di dunia akting hingga usianya yang sudah 71 tahun.

Lelaki kelahiran Jakarta, 13 Desember 1949 ini menghembuskan napas terakhirnya pada Senin (29/3/2021).

Karier

Sebagai seorang aktor, Wawan Wanisar memiliki paras dan postur tubuh yang apik.

Postur tubuhnya yang tegap dan langsing pun tampak senada dengan postur asli sosok sang kapten ganteng asal Minahasa, Sulawesi Utara itu.

Namun siapa menyangka jika ternyata dulu ada aktor terkenal Indonesia yang mengincar peran itu namun ditolak sang sutradara hanya gara-gara bertahi lalat.

Aktor itu adalah Rano Karno.

Film itu merupakan proyek besar di masanya.

Baca juga: Kilang Minyak Balongan Terbakar, Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying, Manfaatkan Kilang Sekitar

Baca juga: Terusan Suez, Jalur Paling Penting Bagi Perdagangan Dunia, Sempat Mengundang Kritik Saat DIbangun

Tidak tanggung-tanggung, lebih dari 10 ribu pemeran tambahan dilibatkan dalam film ini.

Karena besarnya jumlah peran, pencarian pemeran untuk film Penumpasan Pengkhianatan G 30 S PKI tergolong sulit.

Sang sutradara Arifin C. Noer mencoba untuk menempatkan aktor yang mirip dengan tokoh-tokoh sejarah yang digambarkan.

Begitu sulitnya proses casting, bahkan aktor terkenal sekelas Rano Karno pun pernah ditolak.

Dikutip dari id.wikipedia.org, Rano Karno mengingat bahwa ia ditolak untuk peran Pierre Tendean.


Wawan Wanisar sebagai Kapten Pierre Tendean dalam film Penumpasan Pengkhianatan G 30 S PKI. (Twitter.com)

Alasan penolakan melakonkan ajudan Abdul Haris Nasution tersebut karena Pierre Tendean tidak memiliki tahi lalat di wajahnya sementara wajah Rano Karno bertahi lalat.

Film ini meraih sukses secara komersial maupun kritis.

Film ini menerima tujuh nominasi dalam Festival Film Indonesia 1984 dan berhasil memenangi satu penghargaan Citra untuk skenario terbaik.

Film ini kalah dalam empat kategori, sebagai Sutradara Terbaik, Sinematografi Terbaik, Pemeran Utama Pria Terbaik, dan Penataan Musik Terbaik, oleh film Budak Nafsu karya Sjumandjaja.

Sementara Ponirah terpidana karya Slamet Rahardjo memenangi Penataan Artistik Terbaik.

Pada Festival Film Indonesia 1985 Penumpasan Pengkhianatan G 30 S PKI menerima Piala Antemas (Penghargaan Khusus) sebagai Film Unggulan Terlaris periode 1984-1985.

Baca juga: Pelaku Bom Bunuh Diri di Makassar Berinisial L, Pernah Lakukan Aksi Teror di Filipina

Baca juga: Mengenal Kilang Pertamina RU VI Balongan yang Terbakar Dini Hari

Filmografi

  • Pengkhianatan G 30 S/PKI (1982)
  • Matahari-Matahari (1985)
  • Naga Bonar (1987)
  • Ayahku (1987)
  • Suamiku Sayang (1990)
  • Cinta dan Noda (1991)
  • Misteri Kebun Tebu (1997)
  • Janus: Prajurit Terakhir (2003)
  • The Fabulous Udin (2016)
  • Lukisan Ratu Kidul (2019)
  • Cinta Tanpa Tapi (2021)
  • BerhentiDiKamu (2021)

Televisi


Aktor senior Wawan Wanisar. (Tangkap layar twitter Deddy Mizwar @Deddy_Mizwar_)

Sinetron

  • Opera Tiga Jaman (1991)
  • Melompati Angin (1997)
  • Enam Langkah (1997)
  • Sayekti dan Hanafi (2005)
  • Cintailah Daku (1998)
  • Cinta Dara Kembar (1998)
  • Menjemput Impian (2001)
  • PadaMu Aku Bersimpuh (2001)
  • Melati Putih (2001 & 2002)
  • Alung (2002)
  • Mahligai di atas Pasir (2002)
  • Kemilau Kemuning Senja (2003)
  • Disini Cinta Pertama Kali Bersemi (2004)
  • Pesantren & Rock n' Roll (2011) sebagai Kyai Abdullah
  • Ustad Fotocopy (2012) sebagai Kyai Basofi
  • Pesantren & Rock n' Roll Season 3 (2013) sebagai Kyai Abdullah
  • 3 Sempruuul Mengejar Surga 2 (2014)
  • 3 Sempruuul Mengejar Surga 3 (2015)
  • Pangeran (2015) sebagai Kyai Rachmat
  • Hafizah (2018) sebagai Hafizah
  • Kun Anta (2018) sebagai Kyai Amin
  • Cinta Asyifa (2018) sebagai Ustadz Marbun
  • Mahar 30 Juz (2019) sebagai Haji Yahya

Baca juga: Sejarah Kue Kering hingga Jenis-jenisnya

Baca juga: Kilang Minyak Balongan Terbakar, Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying, Manfaatkan Kilang Sekitar

FTV

  • Aku (BUKAN) Pembawa Sial (2015)
  • Cowok Cowok Serigala (2015)
  • Cermin Kehidupan: Jenazah Yang Diiringi Malaikat (2016)

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnewswiki.com dengan judul Wawan Wanisar.

Artikel lainnya terkait Seleb.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved