Kesehatan

Bisa Sebabkan Koma, Apa Sebenarnya Gangguan Elektrolit?

Simak penjelasan lengkap soal gangguan elektrolit yang bisa berakibat fatal.

Editor: Isvara Savitri
Freepik.com
ILUSTRASI - Salah satu cara menyembuhkan gangguan elektrolit adalah dengan diinfus. 

TRIBUNMANADOWIKI - Tubuh bisa mengalami gangguan elektrolit, di mana kadar elektrolit dalam tubuh tidak seimbang baik terlalu tinggi atau terlalu rendah.

Kondisi ini bisa menyebabkan gangguan fungsi organ di dalam tubuh.

Yang paling parah, kondisi ini bisa menyebabkan kejang, koma, bahkan gagal jantung.

Berikut penjelasan lengkap soal gangguan elektrolit pada tubuh.

Penyebab


Ilustrasi sakit. (Tribunnews.com)

Biasanya, seseorang akan kehilangan mineral setiap harinya.

Sejumlah kecil hilang setiap kali seseorang pergi ke kamar mandi atau berkeringat terlalu banyak.

Namun, hal ini tidak akan menimbulkan masalah karena mineral yang hilang bisa dengan mudah diganti.

Caranya adalah dengan meminum cairan dan makan makanan yang mengandung mineral tersebut.

Masalahnya timbul saat tubuh tidak bisa mengganti mineral yang hilang lebih cepat daripada saat tubuh kehilangan mineral.

Contohnya, ketika seseorang kehilangan banyak darah akibat luka traumatis.

Hal ini juga bisa terjadi jika organ tubuh tidak bekerja dengan benar karena penyakit tertentu, seperti jenis kanker dan penyakit ginjal kronis.

Baca juga: Burung Murai yang Terancam Punah, Miliki Populasi Kurang dari 250

Baca juga: Sosok Moeldoko, Pekerja Keras Sejak Kecil hingga Berhasil Menjadi Panglima TNI

Gejala


Ilustrasi gejala elektrolist (alodokter.com)

Gejala gangguan elektrolit bisa berbeda-beda pada setiap orang dan tergantung pada seberapa berat gangguan yang dialami.

Jika kadar elektrolit hanya meningkat atau berkurang sedikit dari kondisi normal, biasanya pengidapnya tidak akan merasakan gejala apapun.

Namun, bila kadarnya berubah cukup signifikan, maka berbagai gejala dapat terjadi.

Baca juga: Khasiat Tanaman Kelor, Mulai dari Menurunkan Gula Darah hingga Atasi Malnutrisi

Baca juga: Mengenal Gangguan Penyimpanan Lisosom, Penyakit Genetik yang Jarang Terjadi

Pengobatan


Ilustrasi infus. (Freepik.com)

Ikuti kami di
KOMENTAR
1685 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved