Kesehatan

Matcha, Salah Satu Teh Jepang yang Memiliki Banyak Khasiat, Salah Satunya Menurunkan Berat Badan

Matcha merupakan salah satu teh berkualitas tinggi dari Jepang, lho! Apa saja manfaatnya?

Editor: Isvara Savitri
Freepik.com
Ilustrasi matcha, salah satu teh berkualitas tinggi di Jepang. 

Biasanya matcha yang dibuat dari daun teh yang dipanen awal musim semi menghasilkan matcha berkualitas.

Tentu harganya pun jadi lebih mahal dibanding matcha hasil daun teh yang dipanen bukan pada musim semi.

Rasa matcha cenderung polos dan tidak pahit.

Rasanya yang polos ini pun cocok dikreasikan ke berbagai hidangan makanan seperti kue hingga olahan minuman.

Dalam buku “The Tea Industry” (2000), penulisnya Nick Hall menyebutkan matcha yang sebelumnya digunakan dalam upacara minum teh, kini hadir dalam berbagai produk.

Matcha diaplikasikan mulai dari es krim, kue, bahkan mi soba.


Matcha. (Freepik.com)

Hall juga menyebutkan bahwa konsumsi satu cangkir seduhan matcha dipandang sama dengan meminum 10 cangkir seduhan daun teh hijau.

Matcha kaya zat katekin yang baik untuk kesehatan.

Dengan semakin meningkatnya peran teh hijau untuk kesehatan, matcha memiliki potensi penjualan yang cukup besar.

Sejarah

Matcha erat kaitannya dengan tradisi upacara minum teh di Jepang

Mulanya teh diperkenalkan ke Jepang dari China pada masa Dinasti Tang yaitu sekitar 600-900 masehi.

Bentuknya powder (bubuk), tetapi tidak sama seperti matcha.

Baca juga: Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun, Siapa Sebenarnya Helen Elziabeth McCrory?

Baca juga: Mengenal Barotrauma, Terjadi Akibat Perubahan Tekanan Udara Secara Cepat

Kemudian saat Dinasti Song, teh yang digunakan masih dalam bentuk bubuk dan cara penyajiannya dengan mengocok bubuk teh di cawan.

Jepang masih mempertahankan cara penyajian teh tersebut dalam sebuah tradisi upacara minum teh.

Upacara minum teh ala Jepang atau chanoyu populer di tahun 1400-an masehi.

Teh yang digunakan adalah matcha yang terkenal berkualitas tinggi.

Kandungan Gizi

Teh matcha punya rasa manis dan pahit yang dominan.

Ikuti kami di
KOMENTAR
1713 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved