Profil

Sosok Moeldoko, Pekerja Keras Sejak Kecil hingga Berhasil Menjadi Panglima TNI

Moeldoko merupakan seseorang yang pekerja keras sejak kecil. Ia sering mengerjakan proyek pembangunan desa setelah pulang sekolah.

Editor: Isvara Savitri
Tribunnews.com/Herudin
Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko memberikan keterangan pers di kawasan Menteng, Jakarta, Rabu (3/2/2021). Keterangan pers tersebut untuk menanggapi pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono terkait tudingan kudeta AHY dari kepemimpinan Ketum Demokrat demi kepentingan Pilpres 2024. 

TRIBUNMANADOWIKI - Nama Moeldoko akhir-akhir ini sering berseliweran di media pemberitaan maupun media sosial.

Isu soal kudeta Partai Demokrat lah yang kembali mengangkat namanya.

Lantas, siapa sebenarnya Moeldoko?

Moeldoko lahir dalam keluarga sederhana di Kediri, Jawa Timur, 8 Juli 1957.

Orangtuanya bernama Moestaman dan Hj Masfuah, dan ia merupakan anak bungsu dari 12 bersaudara.


Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko memberikan keterangan pers di kawasan Menteng, Jakarta, Rabu (3/2/2021). Keterangan pers tersebut untuk menanggapi pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono terkait tudingan kudeta AHY dari kepemimpinan Ketum Demokrat demi kepentingan Pilpres 2024. (Tribunnews.com/Herudin) 

Semasa tinggal di kampung halamannya, Moeldoko kecil adalah orang yang pekerja keras.

Bahkan, ia nyaris tak pernah melipat jemari tangannya karena bekerja tiada henti.

Mulai dari mengerjakan proyek pembangunan desa, hingga menyediakan pasir dan batu yang diangkut dari pinggir kali setiap hari seusai pulang sekolah.

Semua itu ia lakukan untuk membantu menopang kebutuhan keluarganya.

Pernah hidup susah tidak membuat dirinya putus asa.

Hingga akhirnya ia bisa masuk ke TNI (Tentara Nasional Indonesia) bahkan berhasil menapaki jabatan sebagai TNI'>Panglima TNI Purnawirawan.

Kurang lebih dua tahun sejak 2013-2015 dirinya menjadi TNI'>Panglima TNI Purnawirawan.

Pada saat itu ia dilantik langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Merdeka pada 30 Agustus 2013.

Sebutannya di militer waktu itu ialah Jenderal TNI Purnanwirawan Dr. Moeldoko, S.IP, sebelum akhirnya ia menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Republik Indonesia.

Baca juga: Mengenal Gangguan Penyimpanan Lisosom, Penyakit Genetik yang Jarang Terjadi

Baca juga: Khasiat Tanaman Kelor, Mulai dari Menurunkan Gula Darah hingga Atasi Malnutrisi

Pendidikan


Moeldoko. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Moeldoko menyelesaikan pendidikan dasar dan SMP di tanah kelahirannya, Kediri.

Moeldoko kemudian melanjutkan pendidikan SMA di Jombang.

Lulus SMA, melanjutkan pendidikan di Akademi Militer (Akmil) Magelang.

Ikuti kami di
KOMENTAR
1683 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved